Pengaturan cahaya pada pertumbuhan bunga krisan potong di dalam prototype greenhouse

Main Article Content

Mila Fauziyah Hari Kurnia Safitri Ari Murtono Denda Dewatama Erdin Aulianta

Abstract

Cahaya merupakan faktor lingkungan yang diperlukan untuk mengatur proses fotosistensis khususnya pada bunga krisan potong. Pada fase vegetatif dari bunga krisan potong diperlukan penambahan cahaya di malam hari agar diperoleh bunga krisan potong dengan kualitas yang diharapkan yaitu dengan ketinggian lebih dari 80 cm. Berdasarkan hal tersebut maka dirancang suatu sistem pengaturan intensitas cahaya bunga krisan potong dengan menggunakan metode ON-OFF dan Metode PWM. Untuk metode ON-OFF ini digunakan dengan cara pembacaan cahaya dengan sensor LDR diluar prototype greenhouse untuk mematikan lampu pada siang hari. Sedangkan metode PWM digunakan untuk mengatur gelap dan terang dari lampu pada saat malam hari menggunakan sensor infrared. Didapatkan hasil bunga krisan potong pada fase vegetatif menunjukkan bahwa sistem mampu mempercepat pertumbuhan bunga krisan potong 7 hari lebih cepat dari standard waktu tumbuh 30 hari dan  ketinggian bunga bertambah sekitar 7-8 cm perminggunya.


 


Light is an environmental factor needed to regulate the photosistensis process, especially in cut chrysanthemums flower. In the vegetative phase of the cut chrysanthemum, it is necessary to add light at night to obtain cut chrysanthemum flowers with the expected quality, namely with a height of more than 80 cm. Based on this, a system of light intensity control of cut chrysanthemum flowers was designed using the ON-OFF method and the PWM method. The ON-OFF method is used by reading the light with the LDR sensor outside the prototype greenhouse to turn off the lights during the day. While the PWM method is used to adjust the dark and lightness of the lights at night using an infrared sensor. The results of the cut chrysanthemum flower in the vegetative phase showed that the system was able to accelerate the growth of cut chrysanthemum flowers 7 days faster than the standard 30-day growing time and the flower height increased by around 7-8 cm per week.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
FAUZIYAH, Mila et al. Pengaturan cahaya pada pertumbuhan bunga krisan potong di dalam prototype greenhouse. JURNAL ELTEK, [S.l.], v. 19, n. 1, p. 64-71, apr. 2021. ISSN 2355-0740. Available at: <http://eltek.polinema.ac.id/index.php/eltek/article/view/269>. Date accessed: 15 may 2021. doi: https://doi.org/10.33795/eltek.v19i1.269.
Section
Articles

References

[1] Prasetyo, J. (2019). Desain Alat Pemacu Pertumbuhan dan Produktivitas Sayuran Berbasis Sonic Bloom dan Cahaya Monokromatik. JKPTB
[2] Widyastuti, T. (2018). Teknologi Budidaya Tanaman Hias Agribisnis. Hal 140-201.
[3] Junadhi, F. (2019). Sistem Kontrol Intensitas Cahaya, Suhu dan Kelembaban Udara Pada Greenhouse Berbasis Raspberry PI. JTIS.
[4] H. G. Pratama, S. (2018). Penambahan Lama Penyinaran Dengan Perbedaan Jam dan Jumlah Hari Pada Tanaman Krisan (Chrysanthemum sp.) terhadap pertumbuhan dan bobot tanaman. JOAC.
[5] Adriantantri, E. (2018). Implementasi IoT Pada Remote Monitoring Dan Controlling Green House. MNEMONIC.
[6] Modani, V. (2017). IoT Based Greenhouse Monitoring System: Technical Review. IRJET, 1890-189.
[7] Zhang, B.(2017). Intelligent Monitoring System of Light Intensity and CO2 Concentration in Strawberries Greenhouse. IEEE, 101-106.
[8] Sawidin. S. (2015). Monitoring Kontrol Greenhouse untuk Budidaya Tanaman Bunga Krisan dengan LabView. JNTETI.
[9] Khot, B. (2016). Development of Cloud-Based Light Intensity Monitoring System For Green Houese Using Raspberry Pi. IEEE.
[10] Yanhui, W. (2015). The Design of Greenhouse Lighting Control System. IEEE.
[11] Meili, L (2018). Embedded Automatic Control System for Temperature, Humidity and Light Intensity in Agricultural Greenhouses. ISCSIC1, 1-5.