Sistem pemesanan pintar di Pujasera menggunakan QR code dan smartphone

Main Article Content

Abdul Rasyid Nugroho Suharto Adzikirani Adzikirani

Abstract

Abstrak


Pada proses pemesanan makanan di pujasera terkadang terdapat beberapa kesulitan yang menyebabkan terhambatnya proses pengantaran makanan diantaranya adalah sulitnya mengidentifikasi pelanggan yang memesan, dimana letak posisi pemesan, dan lamanya proses yang terjadi. Pada proses pemesanan, makanan menggunakan sistem konvensional, pelayan harus meneriakan nama pemesan untuk mencari tempat pemesan. Pada sistem pemesanan pujasera sendiri terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari pemilihan kedai, pemesanan minuman atau makanan sampai makanan telah siap disajikan. Pada penelitian ini dibuat suatu sistem pemesanan pintar pujasera menggunakan QR code dan aplikasi android. Untuk pemesanan pelanggan harus memindai QR code dan kemudian memilih kedai, makanan dan minuman yang akan dipesan. Setelah dibayar, data pemesanan berupa makanan, minuman, nama pelanggan dan nomor meja akan dikirimkan ke masing-masing kedai untuk di proses dan setelah pesanan selesai disiapkan, sistem akan mengirimkan notifikasi ke pelayan agar pesanan segera diantar oleh pelayan ke pemesan. Sistem yang dibuat menggunakan software pendukung yaitu kodular. Untuk mendeteksi pesanan yang sudah disiapkan menggunakan sensor hc-SR04, modul wifi esp8266, dan buzzer. Selanjutnya akan dikirimkan ke database firebase dan akan di tampilkan pada aplikasi web di kasir.


Abstract


In ordering food at food courts, sometimes some difficulties cause too many delays in the food delivery process. Among them is the problem of identifying the customer who collected, the position of the orderer, and the length of the process. For example, in ordering food using a conventional system, the waiter must shout the customer's name to find a place to call. The food court ordering system consists of several stages, from choosing a shop to ordering drinks or food until the food is ready to be served. This study created an intelligent food court ordering system using a QR code and an android application. For customer orders, they must scan the QR code and select the shop, food and drink to be ordered. After being paid, the collected data in the form of food, drinks, customer names and table numbers will be sent to each shop to be processed and after the order has been prepared, the system will send a notification to the waiter so that the waiter immediately delivers the order to the customer. The system is made using supporting software, namely modular. To detect orders that have been prepared using the HC-SR04 sensor, esp8266 wifi module, and buzzer. The order and notification will then be sent to the firebase database and displayed on the web application at the checkout.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
RASYID, Abdul; SUHARTO, Nugroho; ADZIKIRANI, Adzikirani. Sistem pemesanan pintar di Pujasera menggunakan QR code dan smartphone. JURNAL ELTEK, [S.l.], v. 20, n. 2, p. 87-94, oct. 2022. ISSN 2355-0740. Available at: <https://eltek.polinema.ac.id/index.php/eltek/article/view/360>. Date accessed: 09 dec. 2022. doi: https://doi.org/10.33795/eltek.v20i2.360.
Section
Articles

References

[1] A. Ramadhan and A. History, “Penerapan Aplikasi Android E-Payment dan Pemesanan Layanan Pujasera,” vol. 8, pp. 46–55, 2022, [Online]. Available: http://http://jurnal.unmer.ac.id/index.php/jtmi
[2] M. Alda, Aplikasi CRUD Berbasis Android Dengan Kodular Dan Database Airtable. Media Sains Indonesia, 2020.
[3] S. F. Ummah and M. A. A. Widya, “Rancang Bangun Sistem Informasi E-Order Di Pujasera Kertosono,” Saintekbu, vol. 10, no. 2, pp. 69–77, 2018.
[4] M. A. Abdullah, I. Fitri, and N. D. Nathasia, “Sistem Pendukung Keputusan untuk Menentukan Hasil Bisnis Pujasera Terbaik dimasa Pandemi Covid 19 dengan Metode Fuzzy Tahani dan Simple Additive Weighting (SAW) berbasis Website (Studi Kasus: Pujasera Hangout Salihara),” Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi), vol. 5, no. 1, pp. 97–102, 2020.
[5] Z. Deineko, N. Kraievska, and V. Lyashenko, “QR Code as an Element of Educational Activity,” 2022.
[6] N. L. N. Arianti, G. S. Darma, and L. P. Mahyuni, “Menakar keraguan penggunaan QR Code dalam transaksi bisnis,” Jurnal Manajemen Bisnis, vol. 16, no. 2, pp. 67–78, 2019.
[7] M. R. Syarlisjiswan, D. Wahyuningsih, and others, “The development of e-modules using Kodular software with problem-based learning models in momentum and impulse material,” in Journal of Physics: Conference Series, 2021, vol. 1796, no. 1, p. 12078.
[8] K. Fatmawati, E. Sabna, and Y. Irawan, “Rancang Bangun Tempat Sampah Pintar Menggunakan Sensor Jarak Berbasis Mikrokontroler Arduino,” RJOCS (Riau Journal of Computer Science), vol. 6, no. 2, pp. 124–134, 2020.
[9] G. R. Payara and R. Tanone, “Penerapan Firebase Realtime Database Pada Prototype Aplikasi Pemesanan Makanan Berbasis Android,” Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi, vol. 4, no. 3, pp. 397–406, 2018.
[10] M. M. Gabriel and K. P. Kuria, “Arduino uno, ultrasonic sensor HC-SR04 motion detector with display of distance in the LCD,” International Journal of Engineering Research and Technical Research, vol. 9, 2020.
[11] P. Ramesh, S. Sudheera, and D. V. Reddy, “Distance measurement using ultrasonic sensor and Arduino,” Journal of Advanced Research in Technology and Management Sciences (JARTMS), vol. 3, no. 2, 2021.
[12] M. F. Wicaksono, “Implementasi modul wifi NodeMCU Esp8266 untuk smart home,” Komputika: Jurnal Sistem Komputer, vol. 6, no. 1, 2017.
[13] J. Mesquita, D. Guimarães, C. Pereira, F. Santos, and L. Almeida, “Assessing the ESP8266 WiFi module for the Internet of Things,” in 2018 IEEE 23rd International Conference on Emerging Technologies and Factory Automation (ETFA), 2018, vol. 1, pp. 784–791.
[14] N. Hasnunidah and others, “Metodologi penelitian pendidikan,” Yogyakarta: media akademi, 2017.
[15] Rod Pierce, “Percentage Error,” 2018. http://www.mathsisfun.com/numbers/percentage-error.html (accessed Sep. 25, 2022).